Indonesia Mendidik – Sebuah Perkenalan

Semangat sumpah pemuda yang sedang menyala dan menyebar hingga ke sendi anggota grup Home Education menjadi inspirasi dari lahirnya website bernama indonesiamendidik.com.

Website ini lahir setelah lebih dari satu tahun saling berbagi dalam dalam grup Home Education melalui aplikasi Whatsapp . Adapun anggota grup Home Education pada awalnya adalah alumni webinar Rumah Inspirasi tahun 2014 yang disatukan oleh kegalauan akan sistem pendidikan Indonesia.

Meskipun anggota grup home education adalah para orang tua yang memikirkan pendidikan alternatif lain yang mampu memfasilitasi minat dan bakat anak-anaknya, namun tak hanya diisi oleh praktisi homeschooling, ada juga orang tua yang ingin belajar homeschcooling, orang tua yang menimbang-nimbang untuk homeschooling, hingga orang tua yang tertarik tapi masih menyekolahkan anaknya di sekolah formal.

Pada perjalanannya, grup ini terus bertumbuh dan berkembang. Bertumbuh karena keanggotaanya terus bertambah dan berkembang karena semakin terlihat positif dan terbuka . Dalam kesehariannya, kami hampir selalu berbagi kegiatan (eksperimen dan prakarya) berbagi tips, berbagi informasi, dan kadang-kadang menjadi media curcol. Intinya kami bisa berbagi apa saja disini.

Ujungnya, kami merasa menjadi sebuah keluarga besar. Homeschooling sendiri adalah sebuah bentuk pendidikan berbasis keluaga yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kreatifitas dan solve problem. Sewajarnya komunitas dari berbagai latar belakang, group ini juga tidak selalu berjalan mulus, gesekan pasti ada, namun tak lantas membuat kami saling menjauh, berbeda pendapat adalah hal yang biasa, kami belajar memahami, menerima dan tidak menghakimi satu dengan yang lainnya, kalaupun belum bisa memahami, seluruh anggota mampu menahan diri untuk tidak memperpanjang persoalan.

Grup ini kami bangun dengan semangat anti SARA, toleransi yang tinggi dan saling membangun, keanggotaan meliputi dari Sabang sampai Merauke, dari multi etnis dan multi agama. Berawal dari seringnya berbagi tentang kegiatan anak-anak, kemudian ada usulan agar ada sebuah output maka grup ini harus memiliki karya.

Beberapa bersepakat membuat buku model chicken soup for homeschooler, membuat majalah, membuat blog, hingga akhirnya kami bersepakat membuat web berbayar. Musyawarah mufakat dimulai dari memutuskan nama web yang layak dan klik untuk didengar, usulanpun bermunculan, mulai dari nama ”indonesia mendidik”,”rumah belajar”,”pondok belajar”, dan masih banyak nama lagi, dan akhirnya kami berjodoh dengan nama “ indonesia mendidik.com”.

Isi dari web kami nanti akan dibagi perkategori, mulai dari kegiatan bersama anak, eksperimen, karya kreatif, dongeng, review buku, event, kunjungan, artikel pendidikan dan parenting yang nantinya akan ditulis oleh anggota group kami.

Kami tetapkan bahwa kesediaan anggota untuk konsisten menulis minimal satu kali dalam sebulan, kami juga memilih editor web, admin web, admin twitter, dan layouter web. Semua ambil bagian, tak ada yang tak terlibat, karena semangatnya adalah ”bersama kita bisa”.

Kedepannya harapan kami adalah, secara internal semua anggota grup semakin baik karakternya, terbuka, positif, kreatif dan sejahtera lahir batin, secara eksternal mudah-mudahan semangat kami menular untuk para pembacanya.