eksperimen-lilin-jungkat-jungkit

Keseimbangan : Eksperimen Lilin Jungkat-Jungkit.

Eksperimen ini sangat mudah, hanya butuh dua gelas, sebuah lilin, sebuah korek api  dan  jarum.

Caranya : masukkan jarum persis ditengah bagian lilin. Setelah masuk letakkan jarum di atas mulut gelas. Mulut gelas sebagai penyangga jarum. Nyalakan salah satu ujung lilin, posisi lilin akan menjadi vertikal. Kemudian nyalakan ujung lilin lainya, sehingga kedua ujung lilin menyala.

Fakta :  lilin mulai bergerak-gerak berkali-kali, kemudian berputar putar, hingga perlahan mencapai titik keseimbangan.

Tampak anak-anak antusias memperhatikan, seperti biasa, emaknya mulai menggali rasa ingin tahu duo bocah itu.

“Kok bisa seimbang bang? Dek?”

“gak tau abang..” katanya sambil memperhatikan lilinya, dan sesekali memainkan cairan panas dari  lilin itu.

“coba dipikir lagi, kenapa kira-kira jadi seimbang”?

“mungkin karna lilinnya terbakarnya sama-sama, jadi beratnya sama, yang sebelah sini sama yang sebelah sini” sambil menujuk ujung-ujung lilin”

“tadi kan satu ujungnya aja di bakar”? kenapa malah lilinyanya jadi vertikal? Tanya saya.

“ya karna ujung sini masih lebih berat, jadi yang berat masih di bawah” sambil menunjuk ujung lilin yang belum terbakar.

“terus kenapa kalau dibakar kedua ujungnya malah bisa seimbang? Bukannya harusnya yang duluan terbakar lebih ringan?” harusnya posisinya tetap vertikal?

“iya sih harusnya, gak taulah abang bua..”

“iya, gitulah bua, sama beratnya ini, dua-duanya” sahut raffa sambil menunjuk kedua ujung lilin.

Emaknya sedikit menjelaskan tentang gaya dan energi, kira-kira seperti di bawah ini, dengan penjelasan yang sangat sederhana, yang sesuai dengan anak-anak.

eksperimen-lilin-jungkat-jungkit

Penjelasan :
Gerak jungkat-jungkit pada lilin, dipengaruhi oleh  berat beban, berat kuasa, jarak beban ke titik tumpu, jarak kuasa ke titik tumpu. Kondisi akan seimbang jika gaya pada kedua sisi sama besar. Dalam eksperimen kami kali ini, saya menjelaskan gaya dan energi, dimana gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda, gaya juga dapat menimbulkan perubahan gerak. Dalam eksperimen ini terdapat hubungan gaya dan energi. Energi sendiri adalah kemampuan suatu benda dalam melakukan kerja, semua benda yang bergerak memiliki energi, nah.. energi dalam ekperimen ini adalah energi panas, maka energi panas inilah yang membuat  lilin bergerak-gerak alias jungkat-jungkit.

Rahmaida “bua” Simbolon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *