parenting-pengasungan-indonesia-mendidik-homeschooling

Homeschooling is Parenting

Setelah melalui waktu kurang lebih 1 tahun sebagai keluarga Homeschooling (yah, kira-kira begitu), saya memiliki satu kesimpulan: Homeschooling is nothing but parenting.

Setidaknya , itu definisi saya.

Tidak ada yang membedakan keluarga Homeschooling dengan keluarga -schooling-, kecuali filosofi yang mendasar dalam hal parenting/pengasuhan.

Buat saya, Homeschooling adalah filosofi, bahwa pilihan pendidikan itu luas, bebas dan ditentukan secara mandiri. Sehingga walaupun pada akhirnya si anak (yang keluarganya menganut “Homeschooling”) masuk sekolah formal, kesadaran didik-asuh lah, yang menjadi poin utama dalam membesarkan anak.

Tanpa kesadaran yang kuat dalam hal pengasuhan anak, Homeschooling pun bukan apa-apa. Banyak keluarga yang saya temui, menjadikan “Homeschooling” sebagai tahap belajar pribadi, mendewasakan diri sebagai orangtua.

Karena dengan mengambil secara mandiri seluruh tanggung jawab pendidikan anak, maka orangtua harus terus belajar mengenai anak mereka. Mulai dari sebab-sebab mereka berperilaku, cara menangani anak, memahami minat bakat anak, memahami temperamen anak, juga membahas secara lebih bijak mengenai berbagai macam hal.

Dalam filosofi ini, seluruh bagian keluarga akan dipaksa belajar dan terus belajar, dan pada akhirnya terus berkembang.

Tentu teman-teman yang memilih schooling pun bisa melakukannya. Siapapun bisa. Jadi kesimpulannya?

Educating your kids, rely only on your parenting practice.

Choosing where they get the education is only one part of it.

(Dianda azani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *